Realisasi Dana Otonomi Khusus Aceh di Kabupaten Aceh Barat mencapai 57,16 persen. Pemerintah kabupaten mengelola pagu DOKA 2026 sebesar Rp39,53 miliar yang tersebar dalam 204 paket pekerjaan pada 15 SKPK.

Di balik angka agregat tersebut, delapan SKPK masih berstatus merah dengan realisasi di bawah 30 persen. Pemerintah daerah menyebut setelah pemetaan penarikan, realisasi berpotensi meningkat menjadi sekitar 61 persen.

Angka kabupaten dapat menutupi kesenjangan antar-SKPK

Realisasi 57,16 persen memberi gambaran rata-rata, tetapi tidak menunjukkan distribusi kinerja. Fakta bahwa lebih dari separuh SKPK pengelola masih di bawah 30 persen menunjukkan kecepatan pelaksanaan tidak merata.

Pertanyaan berikutnya adalah SKPK mana yang tertinggal, paket apa yang mereka kelola, berapa progres fisiknya, dan apakah keterlambatan akan memengaruhi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.

Menuju Otsus Spending Tracker

Data Aceh Barat dapat menjadi pintu masuk untuk membandingkan realisasi DOKA lintas kabupaten/kota. Nilai Dana Otsus tidak cukup dinilai dari pagu; Atlas akan melihat kecepatan penyerapan, progres fisik, jenis belanja dan manfaat publik.

Dengan Dana Otsus kembali menjadi isu strategis dalam revisi UUPA, kualitas penggunaannya di daerah menjadi bagian penting dari perdebatan: bukan hanya berapa besar dana yang diterima Aceh, tetapi seberapa efektif dana tersebut diubah menjadi layanan dan pembangunan.