
Intelligence Brief
Riset mendalam untuk membantu publik memahami apa yang terjadi, mengapa itu penting, bukti apa yang tersedia, dan pertanyaan apa yang masih belum terjawab.
Brief terbaru

KABUT ASAP DAN POLITIK TANGGUNG JAWAB
Kabut asap yang berdampak pada sejumlah wilayah Aceh membuka persoalan tentang pembagian kewenangan, koordinasi pemerintah, dan perlindungan masyarakat. Ketika sumber pencemaran diduga berada di luar wilayah administratif, bagaimana tanggung jawab pemerintah dijalankan dan efektivitas kebijakannya dapat dinilai?
16 menit baca · 16 Oktober 2026
BANK ACEH DAN PERTANYAAN BESAR TENTANG EKONOMI PRODUKTIF
Pembiayaan UMKM tumbuh, tetapi konsentrasi portofolio dan keterbatasan data mengenai dampak pembangunan menyisakan pertanyaan: sejauh mana kapasitas Bank Aceh bekerja untuk memperkuat ekonomi masyarakat?
16 menit baca · 15 Oktober 2026
Minyak Rakyat Aceh: Ketika Sumur Dilegalkan, Siapa Menguasai Nilai Ekonominya?
Pemerintah membuka jalur formal bagi produksi minyak masyarakat Aceh melalui kerja sama dengan perusahaan migas. Namun, bagaimana nilai ekonomi dibagikan, siapa yang mengendalikan keputusan, dan sejauh mana masyarakat memperoleh manfaat masih membutuhkan pembuktian.
15 menit baca · 14 Oktober 2026
Dua Dekade Otonomi Khusus, Aceh Masih Bergantung pada Transfer Pusat
Audit fiskal 23 kabupaten/kota menunjukkan ketergantungan transfer mencapai 85,79 persen pada 2025. Menjelang perubahan periode pendanaan khusus, bagaimana Aceh membangun ketahanan ekonomi dan menjaga pelayanan publik?
12 menit baca · 13 Oktober 2026
Aceh dalam Siklus Bencana: Anggaran Mitigasi Tercatat, Seberapa Jauh Warga Terlindungi?
Selama hampir dua dekade, Aceh membiayai berbagai program penanggulangan bencana dan membangun infrastruktur pengendalian banjir. Namun, penelusuran Atlas Aceh Newsroom menemukan bahwa bukti yang tersedia belum cukup untuk mengukur secara menyeluruh seberapa besar investasi tersebut benar-benar melindungi masyarakat.
7 menit baca · 12 Oktober 2026
APBA 2027: Di Antara Tekanan Fiskal dan Janji Pembangunan Aceh
Kesepakatan KUA–PPAS 2027 membuka tahap baru penyusunan anggaran Aceh. Namun, di balik proses politik tersebut, terdapat persoalan yang lebih mendasar: belanja modal yang menyusut, target pendapatan yang meningkat tajam, agenda pembangunan yang ambisius, serta ketidakpastian masa depan Dana Otonomi Khusus. Pertanyaannya, mampukah Pemerintah Aceh dan DPRA mengubah janji pembangunan menjadi prioritas anggaran yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat?
15 menit baca · 9 Oktober 2026
Perempuan Aceh dan Ekonomi yang Tidak Terlihat
Di balik pekerjaan keluarga tanpa upah, ekonomi rumah tangga, dan kesenjangan kesempatan berpenghasilan: hampir satu dari lima perempuan bekerja di Aceh pada Agustus 2024 berstatus pekerja keluarga tanpa upah langsung.
11 menit baca · 8 Oktober 2026
Ekonomi di Balik Satu Piring MBG
Apakah Program Makan Bergizi Gratis sedang membangun produksi pangan Aceh, atau baru memperbesar permintaan terhadap supply yang sudah ada?
12 menit baca · 7 Oktober 2026
Aceh Setelah Era Bahan Mentah
Menguji jalan Aceh menuju ekonomi industri: dari investasi dan kerja sama menuju pabrik, produksi, pekerjaan, pemasok lokal dan nilai tambah yang benar-benar tinggal di Aceh.
14 menit baca · 6 Oktober 2026
Pasal 196: Dari Kewenangan Kredit ke Penerima
Dua puluh tahun setelah UUPA, Aceh memiliki regulasi, sejarah kredit program dan berbagai instrumen pembiayaan. Tetapi sejauh mana kewenangan khusus itu dapat ditelusuri dari APBA hingga masyarakat?
11 menit baca · 5 Oktober 2026
Bayar Zakat, Potong Pajak?
Dua puluh tahun setelah UUPA berlaku, Pasal 192 belum menjadi mekanisme khusus yang operasional dalam sistem perpajakan. Mengapa satu kalimat tentang zakat dan pajak begitu sulit diterjemahkan menjadi kebijakan?
12 menit baca · 3 Oktober 2026
Who Gets Paid for Aceh's Forest?
Membedah Rp27 miliar, UUPA, arsitektur REDD+ dan pertanyaan paling penting dalam ekonomi karbon Aceh: siapa yang akhirnya mendapat manfaat ketika hutan tetap berdiri?
12 menit baca · 2 Oktober 2026
Upah Aceh 2027: Di Balik Angka Rp4 Juta
Bagaimana formula, inflasi, pertumbuhan ekonomi, alpha dan struktur pasar kerja membentuk upah minimum Aceh—serta mengapa angka UMP 2027 belum dapat dihitung secara final.
13 menit baca · 1 Oktober 2026
Rp1 Triliun dan Perang di Balik APBA
Menelusuri dasar hukum Pokir, skala fiskal Rp1 triliun, asal-usul tuduhan, dan pertarungan politik di balik APBA 2026.
15 menit baca · 30 September 2026
Kaya di Hulu, Sejauh Apa di Hilir? Aceh Hilirisasi Test
Menguji seberapa jauh komoditas Aceh bergerak dari kebun dan laut menuju pengolahan, industri, branding, perdagangan dan pasar—serta di titik mana rantai nilainya mulai tersendat.
13 menit baca · 29 September 2026
Membelah Aceh? ALA–ABAS, Otsus 2028, dan Pertanyaan Besar di Balik Dua Provinsi Baru
ALA–ABAS kembali memperoleh momentum politik pada 2026. Atlas menguji peta wilayah, kesiapan fiskal, Otsus pasca-2027, UUPA, pelayanan publik, ketimpangan dan mandat masyarakat sebelum dua provinsi baru dibaca sebagai desain yang siap.
16 menit baca · 28 September 2026
Ekonomi di Balik Secangkir Kopi: Dari Kebun Gayo hingga Meja Warung Kopi Banda Aceh
Dari kebun Gayo hingga meja warung kopi Banda Aceh, Atlas mengikuti perjalanan nilai untuk melihat bagaimana komoditas berubah menjadi pengolahan, perdagangan, pelayanan, pekerjaan dan ekonomi kota.
12 menit baca · 27 September 2026
Aceh Punya Peternak, Kenapa Telur Masih Banyak Datang dari Sumut?
Membedah pakan, skala produksi, dan rantai ekonomi pangan Aceh–Sumatera Utara untuk menguji mengapa pasar telur Aceh masih terhubung kuat dengan pasokan dari Sumut.
14 menit baca · 26 September 2026
Aceh dan Tradisi Melawan: Dari Sultan, Daud Beureueh, Hasan di Tiro hingga Mualem
Dari perang kolonial hingga revisi UUPA 2026, arena politik Aceh terus berubah. Yang bertahan bukan kewajiban untuk selalu melawan, melainkan pertanyaan tentang kekuasaan, legitimasi, representasi, dan siapa yang berhak menentukan urusan Aceh.
13 menit baca · 25 September 2026
APBA Tanpa Perubahan: JKA, Pokir, dan Daftar Program yang Tak Terlihat
Menjelang batas perubahan APBA 2026, kebutuhan JKA bertemu dengan program yang mulai disaring dan janji penganggaran kembali pada 2027. Atlas menelusuri apa yang diketahui, apa yang belum terbuka, dan siapa yang mungkin harus menunggu.
15 menit baca · 24 September 2026
Setelah Rp100 Triliun: Apa yang Kini Menghasilkan Uang untuk Aceh?
Hampir dua dekade Otsus membiayai pembangunan Aceh. Atlas menelusuri apa yang dibangun, apa yang masih bekerja, dan seberapa jauh hasilnya dapat ditelusuri menjadi aktivitas ekonomi serta penerimaan mandiri daerah.
14 menit baca · 23 September 2026
Bendera yang Tak Pernah Selesai: 21 Tahun Setelah Helsinki, Mengapa Simbol Aceh Masih Menjadi Sengketa?
Dua puluh satu tahun setelah Helsinki, Aceh memiliki dasar hukum untuk mempunyai bendera, tetapi desain yang dipilih pada 2013 masih berada di persimpangan sejarah konflik, hukum negara, representasi sosial dan memori keamanan. Atlas menelusuri mengapa sengketa itu belum memperoleh keputusan final.
16 menit baca · 22 September 2026
Mesin Ekonomi Aceh: Mengapa Produksi Besar Belum Menjadi Industri yang Besar?
Aceh memiliki basis produksi besar, konsumsi rumah tangga kuat, investasi baru dan peran fiskal pemerintah yang penting. Namun satu dekade data menunjukkan lapisan industri pengolahan masih relatif tipis. Di mana mata rantai nilai tambahnya?
14 menit baca · 21 September 2026
Dari Gedung ke Bisnis: Menguji Model Ekonomi Koperasi Merah Putih di Aceh
Pembangunan fisik KDMP bergerak melalui pembiayaan Agrinas dan transfer fiskal, sementara keberhasilan ekonominya bergantung pada bisnis yang harus hidup di tingkat gampong. Atlas menelusuri bagaimana tiga mesin itu bertemu: aset, pembayaran, dan usaha.
13 menit baca · 20 September 2026
Di Balik Shadow Economy Aceh: Siapa yang Tidak Terlihat?
Dari narkotika hingga tambang ilegal, penindakan berulang kali menemukan kurir, pekerja, kendaraan dan alat berat. Atlas menelusuri lapisan yang lebih sulit terlihat: modal, kepemilikan, pembeli, aliran uang dan penerima manfaat akhir.
12 menit baca · 19 September 2026
Dari Sumur Rakyat ke Pasar Resmi: Membaca Rantai Ekonomi Baru Minyak Masyarakat Aceh
Penataan sumur minyak masyarakat Aceh mulai bergerak dari legalisasi menuju komersialisasi. Atlas mengikuti perjalanan satu barel untuk melihat bagaimana kualitas, harga, biaya, pembayaran masyarakat dan penerimaan Aceh akan dibentuk—serta angka apa yang masih hilang.
10 menit baca · 18 September 2026
Di Balik Data IUP Aceh: Apa yang Sebenarnya Bisa Diketahui Publik tentang Izin Tambang?
Daftar dasar IUP dilaporkan telah diberikan melalui PPID. Salinan keputusan dan data spasial masih disengketakan. Atlas menguji bukan siapa yang benar, melainkan apakah informasi yang tersedia cukup bagi publik untuk memeriksa izin tambang secara independen.
11 menit baca · 17 September 2026
Simpul Tanah Aceh: Mengapa Persoalan Blang Padang, HGU, Reintegrasi hingga TNGL Terus Kembali ke Meja Pemerintah?
Enam persoalan tanah Aceh datang dari sejarah dan rezim hukum berbeda. Atlas menemukan pola yang mempertemukannya: status, data, kewenangan dan koordinasi lintas lembaga yang belum selalu mampu mengubah sengketa menjadi kepastian.
14 menit baca · 16 September 2026
Illiza 2.0: Evolusi Kepemimpinan dan Tantangan Baru di Banda Aceh
Delapan tahun setelah meninggalkan Balai Kota, Illiza Sa’aduddin Djamal kembali dengan jaringan dan agenda yang lebih luas. Atlas menguji evolusi kepemimpinannya—dari agenda-setting dan identitas kebijakan menuju tantangan delivery, institusionalisasi, ruang fiskal, dan hasil yang dapat diukur.
12 menit baca · 15 September 2026
Tanah yang Dijanjikan Damai
Dua puluh satu tahun setelah Helsinki, Pemerintah Aceh kembali menjanjikan percepatan lahan reintegrasi. Ujiannya bukan hanya berapa hektare tersedia, tetapi tanah mana yang sah, siapa penerimanya, dan apakah pembagiannya menghasilkan penghidupan tanpa memicu konflik baru.
12 menit baca · 14 September 2026