Dinas Perhubungan Aceh mengonfirmasi KMP Aceh Hebat 1 dijadwalkan kembali melayani lintasan Sinabang–Calang pergi-pulang mulai Senin, 14 September 2026. Pengoperasian kembali dilakukan setelah dermaga pelengsengan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Laut Calang dinyatakan dapat digunakan untuk aktivitas sandar.
Layanan tersebut sebelumnya berhenti lebih dari satu bulan karena pekerjaan perbaikan lantai dermaga Ro-Ro. Dengan selesainya pekerjaan, hambatan utama untuk kapal bersandar di Calang dinyatakan telah ditangani. Namun, informasi yang tersedia masih berupa jadwal dimulainya kembali layanan, bukan laporan mengenai frekuensi pelayaran atau kapasitas angkut setelah pengoperasian.
Lintasan Sinabang–Calang penting bagi konektivitas masyarakat di wilayah kepulauan dan pesisir barat-selatan Aceh. Kembalinya layanan dapat mempermudah mobilitas penumpang, pengiriman barang, serta akses ke layanan ekonomi dan publik, terutama bagi warga yang bergantung pada transportasi laut.
Dampak praktisnya akan ditentukan oleh beberapa hal: apakah jadwal berjalan konsisten, apakah kapasitas kapal mencukupi, bagaimana kondisi dermaga setelah digunakan kembali, dan apakah masih ada pembatasan operasional. Pemerintah daerah dan operator perlu memastikan informasi jadwal, tarif, serta prosedur keberangkatan tersedia secara jelas bagi pengguna.
Atlas akan memantau realisasi pelayaran perdana, ketepatan jadwal, potensi antrean atau gangguan baru, serta apakah pemulihan layanan ini benar-benar memperbaiki konektivitas Sinabang–Calang secara berkelanjutan.

